Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India

Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India - Hallo sahabat Berita Terkini Indonesia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel apa, Artikel bagaimana, Artikel di mana, Artikel IFTTT, Artikel inet.detik, Artikel kenapa, Artikel siapa, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India
link : Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India

Baca juga


Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India

Jakarta - Langkah Go-Jek membuka pusat riset dan pengembangan di India tidak mau ditiru oleh Bukalapak. Mereka memilih membuka markas engineernya di Indonesia.

"Kalau bisa jangan buka kantor di India. Lebih baik kita buka di sini, agar industri lebih maju," kata Achmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak.

Rencananya pusat riset Bukalapak akan dibuka di Bandung. Dipilihnya Kota Kembang ada sejumlah alasan.

Pertama, para pendiri Bukalapak punya latar belakang pendidikan di Bandung. Sehingga dirasa paham akan situasi dan kondisi di sana.

Lalu, di Bandung banyak perguruan tinggi yang fokus pada bidang teknologi, seperti ITB, Itenas, Telkom, Unpad dan lain-lain. Sehingga sumber daya engineer akan sangat banyak.

"Jakarta saja kalah," kata Zaky saat ditemui saat ditemui dalam acara perayaan delapan tahun Bukalapak di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Rencana pembangunan pusat riset ini akan dimulai tahun 2018. Mereka bakal melibatkan beberapa kampus di Bandung, serta sejumlah dosen dan dekan yang mengurusi bidang teknologi.

"Saya juga telah berdiskusi dengan walikota Bandung untuk membahas kemungkinan penerapan smart city di sana," ungkap kata pria kelahiran Sragen itu.

Saat ini, kata Zaky pihaknya tengah mencari lahan dan mempersiapkan anggaran. Sayangnya Zaky enggan mengungkap nilai investasi yang bakal dikucurkannya.

Namun dia mengungkap nantinya pusat riset itu bakal dibangun seluas 5.000 meter persegi. Pusat riset ini akan diperuntukan bagi mengembangan berbagai teknologi baru mulai dari drone, blockchain, augmented reality (AR), hingga kecerdasan buatan (AI).

Zaky menargetkan pusat risetnya dapat rampung pertengahan tahun ini. Begitu kelar, 30 - 50% aktivitas engineer Bukalapak akan dipusatkan di sana. Seain itu dengan adanya pusat riset ini, Bukalapak berharap dapat merekrut 200 talenta lokal.

"Kami ingin membangun pusat riset terbesar di Bandung. Mudah-mudahan itu jadi komitmen kami mengembangkan talenta lokal juga memajukan industri dalam negeri," pungkas Zaky. (fyk/rou)

Let's block ads! (Why?)



from inet.detik http://ift.tt/2medBVG
via IFTTT


Demikianlah Artikel Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India

Sekianlah artikel Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India dengan alamat link https://berita-sekarang-indo.blogspot.com/2018/01/bukalapak-enggan-ikuti-jejak-go-jek-di.html

Related Posts :

0 Response to "Bukalapak Enggan Ikuti Jejak Go-Jek di India"

Post a Comment