Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun

Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun - Hallo sahabat Berita Terkini Indonesia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel apa, Artikel bagaimana, Artikel di mana, Artikel IFTTT, Artikel inet.detik, Artikel kenapa, Artikel siapa, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun
link : Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun

Baca juga


Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun

Jakarta - Saat mabuk berat, orang bisa kehilangan kontrol atas dirinya. Di sisi lain, lucunya, para pemabuk ini juga bisa memberikan kontribusi dalam memajukan perekonomian digital.

Penelitian terbaru di Amerika Serikat menunjukkan bahwa tiap tahunnya lebih dari USD 48 miliar (Rp 682 triliun) dihabiskan para penenggak miras untuk berbelanja online ketika sedang mabuk. Rata-rata, tiap orang merogoh USD 444 (Rp 6,3 juta) per tahun dalam kegiatan tersebut.

Studi ini sendiri melibatkan 2.174 orang dewasa asal AS yang mengonsumsi minuman keras. Dari angka tersebut, 79% di antaranya mengaku membeli barang lewat online paling tidak sekali ketika mabuk, sebagaimana detikINET kutip dari Digital Trends, Selasa (26/3/2019).

Jumlah nominal lebih dari USD 48 miliar muncul dengan memasukkan persentase 79% itu terhadap seluruh pengonsumsi minuman keras di AS. Total, ada 138 juta warga Negeri Paman Sam yang menjadi penenggak minuman beralkohol.

Salah satu cerita datang dari pria bernama Ryan Green. Ketika dirinya sedang mabuk saat menonton Justin Timberlake tampil di Super Bowl 2018 lalu, ia membeli dua tiket konser si penyanyi tersebut dengan total harga USD 330. Ia pun tidak ingat pernah membelinya ketika mendapat email konfirmasi besoknya.

Amazon jadi e-commerce yang paling sering dikunjungi oleh para pembeli mabuk itu dengan persentase 85%. Menyusul di belakang ada eBay dengan 21% responden mengatakan mengunjunginya ketika mabuk.

Lalu, baju jadi produk yang paling sering dibeli para pelanggan mabuk itu. Film, game, teknologi, dan makanan melengkapi lima besar kategori produk yang paling sering dibeli oleh mereka.

Kebiasaan para pemabuk untuk membeli barang di e-commerce juga tidak hanya terlihat di AS saja. Kisah lucu juga sempat datang dari China.

Pada Singles' Day (Harbolnas-nya China) 11 November 2018 lalu, seorang pria mengaku melalui unggahan di WeChat bahwa dirinya sudah membeli babi, burung merak, dan salamander lantaran mabuk. Total, ia menghabiskan 975 yuan, atau sekarang setara Rp 2 juta, untuk pembelian yang tidak biasa itu.

(mon/krs)

Let's block ads! (Why?)



from inet.detik https://ift.tt/2FAcZ7K
via IFTTT


Demikianlah Artikel Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun

Sekianlah artikel Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun dengan alamat link https://berita-sekarang-indo.blogspot.com/2019/03/belanja-online-para-pemabuk-tembus-rp.html

Related Posts :

1 Response to "Belanja Online Para Pemabuk Tembus Rp 682 Triliun per Tahun"

  1. Ayo segera bergabung dengan kami di ION.pk.org>:)
    add pin bb 58ab14f.......
    Depo 20ribu bisa menang puluhan juta rupiah
    mampir di website ternama WWW.ION.PK.ORG. :)

    ReplyDelete