Judul : Kominfo Bingung Atur Buzzer Politik Berkampanye di Masa Tenang
link : Kominfo Bingung Atur Buzzer Politik Berkampanye di Masa Tenang
Kominfo Bingung Atur Buzzer Politik Berkampanye di Masa Tenang
Jakarta -Luputnya pembahasan buzzer politik di medsos ini karena saat pertemuan berlangsung, baru ada perwakilan dari Bawaslu, sedangkan KPU absen.
"Bagaimana dengan buzzer? karena dia nggak bayar ke platform, tetapi followers-nya banyak, itu tadi belum kita bahas sampai saat ini. Jadi, sekarang itu tidak termasuk (disepakati)," kata Semuel di gedung Kementerian Kominfo, Jakarta.
Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET |
Kebingungan ini karena buzzer beraktivitas melalui percakapan di medsos tersebut. Sementara itu, pemerintah tak ingin membatasi percakapan tersebut karena bisa dinilai melanggar aturan kebebasan berekspresi dan berpendapat masyarakat di ruang publik.
"Harus hati-hati, kita nggak mau disebut membatasi ruang demokrasi masyarakat untuk berpartisipasi. Kita perlu waktu untuk membahas itu dengan KPU dan Bawaslu," pungkasnya.
"Nanti kita minta pendapat dari Bawaslu dan KPU. Mungkin minggu depan sudah ada jawabannya," sebutnya.
Sebelumnya telah disepakati bahwa segala bentuk iklan kampanye di platform media sosial dilarang untuk muncul pada masa tenang pemilu. Adapun masa tenang tersebut berlangsung pada 14-16 April, kemudian pada 17 April dilakukan pencoblosan.
(agt/afr)from inet.detik https://ift.tt/2UQPLiN
via IFTTT
Demikianlah Artikel Kominfo Bingung Atur Buzzer Politik Berkampanye di Masa Tenang
Anda sekarang membaca artikel Kominfo Bingung Atur Buzzer Politik Berkampanye di Masa Tenang dengan alamat link https://berita-sekarang-indo.blogspot.com/2019/03/kominfo-bingung-atur-buzzer-politik.html
Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Ayo segera bergabung dengan kami di ION.pk.org>:)
ReplyDeleteadd pin bb 58ab14f.......
Depo 20ribu bisa menang puluhan juta rupiah
mampir di website ternama WWW.ION.PK.ORG. :)