Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan

Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan - Hallo sahabat Berita Terkini Indonesia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel apa, Artikel bagaimana, Artikel di mana, Artikel IFTTT, Artikel inet.detik, Artikel kenapa, Artikel siapa, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan
link : Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan

Baca juga


Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan

Jakarta -

Hari ini Google Doodle di seluruh dunia menampilkan sosok Ignaz Semmelweis, sang pelopor cuci tangan. Lewat sebuah video animasi berdurasi 50 detik, ia mengingatkan betapa pentingnya mencuci tangan di tengah wabah virus corona.

Dalam video tersebut, animasi Semmelweis terlihat membawa stopwatch dan di belakangnya terlihat animasi yang menunjukkan teknik mencuci tangan dalam enam langkah yang disarankan oleh World Health Organization (WHO).

Lalu siapa itu Ignaz Semmelweis? Ia merupakan seorang dokter dari Hungaria yang pertama kali menemukan manfaat kesehatan dari mencuci tangan.

Dikutip dari laman blog Google Doodle, Jumat (20/3/2020) pada 20 Maret 1847, Semmelweis ditunjuk sebagai dokter kepala di klinik bersalin Rumah Sakit Umum Wina. Di sana ia menemukan bahwa dokter yang rajin mencuci tangan bisa mengurangi penyebaran penyakit dengan signifikan.

Semmelweis lahir di Buda (sekarang Budapest) pada 1 Juli 1818. Ia kemudian mendapat gelar doktor dari University of Vienna dan gelar master di kebidanan.

Saat ia mulai bekerja di Rumah Sakit Umum Wina di pertengahan abad ke-19, muncul infeksi misterius yang disebut 'demam anak' yang mengakibatkan tingginya angka kematian di kalangan ibu yang baru melahirkan di penjuru Eropa.

Semmelweis pun bekerja keras mencari penyebab infeksi ini. Setelah investigasi menyeluruh, ia menemukan bahwa dokter menyebarkan materi infeksi dari operasi dan otopsi sebelumnya lewat kepada ibu yang rentan lewat tangan mereka.

Ia pun langsung menetapkan ketentuan yang mengharuskan semua staf medis untuk mencuci tangan setelah menangani pasien. Hasilnya pun langsung terlihat, angka infeksi di divisinya langsung menurun drastis.

Sayangnya, banyak rekan Semmelweis yang skeptis dengan idenya tersebut. Beberapa dekade kemudian, rekomendasinya tersebut divalidasi setelah 'teori kuman penyakit' diterima secara luas.

Kini, Semmelweis dikenal sebagai 'bapak kontrol infeksi'. Ia berhasil menjadi revolusioner, tidak hanya di bidang kebidanan tapi juga kesehatan secara umum karena telah mengajarkan pentingnya mencuci tangan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Selain mengenang jasa Semmelweis lewat Doodle, Google juga membuat poster berisi teknik mencuci tangan yang baik dan benar sesuai panduan WHO yang bisa dicetak sebagai pengingat.

Poster cuci tangan dari GooglePoster cuci tangan dari Google Foto: Google

Simak Video "Gemasnya Google Doodle Rayakan Hari Ayah Nasional"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)

Let's block ads! (Why?)



from inet.detik https://ift.tt/3devLjG
via IFTTT


Demikianlah Artikel Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan

Sekianlah artikel Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan dengan alamat link https://berita-sekarang-indo.blogspot.com/2020/03/mengenang-dokter-yang-jadi-pelopor.html

Related Posts :

0 Response to "Mengenang Dokter yang Jadi Pelopor Pertama Cuci Tangan"

Post a Comment