TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan

TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan - Hallo sahabat Berita Terkini Indonesia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel apa, Artikel bagaimana, Artikel di mana, Artikel IFTTT, Artikel inet.detik, Artikel kenapa, Artikel siapa, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan
link : TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan

Baca juga


TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan

Jakarta -

Pemerintah Amerika Serikat dipastikan akan melarang TikTok dan aplikasi messaging WeChat dalam waktu 45 hari, kecuali mereka dijual oleh induknya. China jelas tidak senang dengan perkembangan terbaru itu dan menyebutnya sebagai kegilaan.

Presiden Donald Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif tersebut karena menganggap aplikasi bersangkutan tidak terpercaya dan harus dibersihkan dari jagat digital AS. Mereka dituding menyalahgunakan data warga AS.

TikTok yang dimiliki ByteDance bisa selamat karena sedang dalam diskusi untuk memuluskan aksi akuisisi oleh Microsoft. Sedangkan WeChat milik Tencent belum diketahui apakah juga akan dijual agar tetap dapat beroperasi di Negeri Paman Sam.

"Ini merupakan perpecahan dunia digital antara AS dan China. Tentunya China akan membalas," cetus James Lewis, pengamat dari Center for Strategic and International Studies. Apalagi sebelum TikTok dan WeChat, Huawei juga telah mendapatkan sanksi dari AS.

Ketidaksenangan China tampak dari editorial terbaru Global Times, media yang mereka sokong. Mereka mengecam Trump dan juga Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. Mereka juga menyebut AS akan rugi sendiri dengan mencekal layanan internet Chia.

"Pemerintah Trump telah gagal melawan wabah (Corona). Karenanya, Departemen Luar Negeri yang dipimpin Pompeo berperan agar ia terpilih kembali. Pompeo menyatakan anti China setiap hari untuk meningkatkan konflik antara China dan AS," tulis Global Times.

"Aplikasi China pasarnya jauh lebih besar dari AS dan akan terus melebar. Dalam perspektif jangka panjang, luar biasa bahwa industri informasi AS bisa benar-benar terputus dari pasar China. Perusahaan AS juga akan berat jika chip dan software mereka tak relevan lagi di pasar China," tambahnya.

"Pompeo dan orang-orang sepertinya adalah orang gila di abad 21 yang ingin mentransformasi pikiran orang dan membalik perkembangan dunia. Mereka tidak akan pernah mengizinkan kebangkitan China secara damai. Mereka lebih ingin menekan perkembangan China dengan ongkos perdamaian global," lanjut Global Times. Masalah TikTok dilarang AS pun tampaknya bakal melebar ke mana-mana.

Simak Video "Donald Trump Resmi Larang TikTok di AS, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

Let's block ads! (Why?)



from inet.detik https://ift.tt/31sfClI
via IFTTT


Demikianlah Artikel TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan

Sekianlah artikel TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan dengan alamat link https://berita-sekarang-indo.blogspot.com/2020/08/tiktok-dan-wechat-dicekal-as-china.html

0 Response to "TikTok dan WeChat Dicekal AS, China: Sebuah Kegilaan"

Post a Comment